BANYUASIN ,Sumsel lenteraoku.com, 27 Maret 2026 — Warga Dusun I, Desa Merah Mata, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan tanpa identitas yang sudah membusuk di tepi sawah pada Kamis (26/3/2026) siang.
Jenazah tersebut pertama kali ditemukan oleh warga sekitar pukul 12.00 WIB dalam kondisi mengenaskan, yang langsung memicu proses penanganan cepat dari aparat kepolisian setempat.
Lokasi penemuan mayat berada di area persawahan yang berada di Dusun I, Desa Merah Mata, sebuah wilayah yang relatif sepi dan jauh dari permukiman padat penduduk.
Kapolsek Banyuasin I bersama jajaran segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta memasang garis polisi untuk mengamankan area dari kemungkinan kontaminasi barang bukti.
Jenazah perempuan yang diperkirakan telah meninggal beberapa hari sebelumnya itu ditemukan dalam kondisi membusuk, sehingga petugas kesulitan mengenali ciri-ciri wajah korban secara langsung. Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati sebelum akhirnya jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumatera Selatan pada pukul 15.00 WIB untuk menjalani pemeriksaan visum et repertum (VER) dan otopsi forensik guna menentukan penyebab kematian.
Hingga kini, identitas korban masih menjadi tanda tanya besar. Tidak ditemukannya barang bukti berupa dokumen pribadi atau benda lain yang dapat mengarah pada identitas di sekitar lokasi penemuan menjadi kendala awal bagi tim penyidik.
Pihak kepolisian telah memeriksa dua orang saksi yang terdiri dari Kepala Desa Merah Mata serta warga yang pertama kali menemukan jenazah guna mengumpulkan informasi awal terkait kejadian tersebut.
Dari keterangan warga setempat, beredar informasi bahwa korban diduga merupakan seseorang yang dikenal mengalami gangguan jiwa.
Namun, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa informasi tersebut masih bersifat sementara dan belum dapat dipastikan kebenarannya hingga hasil pemeriksaan medis keluar.
“Kami masih mendalami informasi dari masyarakat, dan akan menunggu hasil forensik untuk memastikan identitas maupun penyebab kematian korban secara ilmiah,” ujarnya.
Merespons temuan ini, kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau mengenali ciri-ciri korban untuk segera melapor ke Polsek Banyuasin I atau melalui layanan darurat 110.
Partisipasi aktif warga dinilai penting untuk mempercepat proses identifikasi mengingat hingga saat ini belum ada pihak yang mengaku sebagai keluarga korban.
Polda Sumatera Selatan memastikan kasus ini akan terus didalami, sementara situasi di lokasi kejadian dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif.
Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan secara berkala setelah hasil pemeriksaan visum et repertum dari RS Bhayangkara diterima secara resmi oleh tim penyidik.(Red)



