oleh

TP PKK Provinsi Tinjau Langsung Persiapan GKSTTB di Kelurahan Saung Naga, OKU

OKU,Lenteraoku.com
Pada hari Senin, 2 Februari 2026, Kantor Kelurahan Saung Naga, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), menjadi tuan rumah kunjungan kerja penting Tim Verifikasi Lapangan Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana (GKSTTB) serta Pembinaan Dasawisma TP PKK Provinsi Sumatera Selatan.

Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan pembinaan dan verifikasi lapangan awal guna mempersiapkan Kelurahan Saung Naga sebagai lokus pelaksanaan program unggulan nasional tersebut.

Rombongan provinsi tersebut diketuai langsung oleh Kabid IV Kesehatan, dr. Erliyani, M.Kes.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan unsur masyarakat, dipimpin oleh Ketua TP PKK Kabupaten OKU, Ibu Hj. Zwesti Karenia Teddy. Hadir pula Plh. Camat Baturaja Barat, Lurah Saung Naga, jajaran TP PKK dari tingkat kecamatan hingga kelurahan, unsur muspika, tokoh masyarakat dan agama, serta kader dasawisma setempat.

Kehadiran sejumlah Kepala Dinas terkait seperti Dinas PMD, PPKB, Pertanian, dan Kesehatan menunjukkan komitmen lintas sektoral Pemerintah Kabupaten OKU.

Paragraf 3 (Mengapa Kegiatan Ini Penting – Harapan Daerah)
Dalam sambutannya, Ibu Hj. Zwesti Karenia Teddy menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran tim provinsi. Ia menegaskan bahwa kunjungan kerja ini diharapkan dapat memacu dan menyempurnakan persiapan TP PKK Kabupaten OKU dalam mengimplementasikan GKSTTB.

“Kami berharap persiapan yang baik ini nantinya dapat mengantarkan Kabupaten OKU untuk mewakili Provinsi Sumatera Selatan di tingkat nasional,” ujarnya, menekankan ekspektasi besar yang dibebankan pada lokus Saung Naga.

Merespon hal tersebut, dr. Erliyani, M.Kes, selaku ketua tim verifikasi, memaparkan hakikat program GKSTTB. Ia menjelaskan bahwa program ini merupakan inisiatif unggulan TP PKK Pusat yang bertujuan mewujudkan keluarga dan lingkungan sehat melalui tiga pilar utama: Kesehatan, Kelestarian Lingkungan Hidup, dan Perencanaan Sehat.

Inti dari gerakan ini adalah strategi pemberdayaan masyarakat untuk mencapai kemandirian.

Lebih lanjut, dr. Erliyani memaparkan cara atau strategi pelaksanaan GKSTTB, yaitu dengan menggerakkan, mengedukasi, dan membina setiap individu, keluarga, hingga masyarakat luas. Tujuannya agar mereka mampu menolong dirinya sendiri (mandiri) dan berperan aktif dalam menciptakan kesehatan, baik dari aspek fisik manusia maupun kondisi lingkungan tempat tinggal mereka.

Untuk mencapai tujuan mulia tersebut, dr. Erliyani menekankan bahwa kerjasama semua pihak mutlak diperlukan. Kolaborasi harus dimulai dari unit terkecil, yaitu keluarga, kemudian diperkuat oleh kelompok masyarakat, dan yang terpenting adalah difasilitasi secara optimal oleh pemerintah daerah.

Sinergi segitiga ini dianggap sebagai kunci keberhasilan program.

Pada akhir sambutannya, dr. Erliyani menyampaikan harapan dan doa agar pelaksanaan GKSTTB di Kelurahan Saung Naga nantinya berjalan sukses.

Keberhasilan di lokus ini diharapkan tidak hanya bermanfaat bagi warga Saung Naga, tetapi juga dapat menjadi model dan contoh yang inspiratif bagi kabupaten dan kota lainnya di seluruh Provinsi Sumatera Selatan dalam membangun ketangguhan keluarga menghadapi berbagai tantangan.(red).