LAHAT,Sumatera Selatan,23 April 2026 lenteraoku.com – Polres Lahat jajaran Polda Sumatera Selatan meresmikan Kedai APDOL (Asosiasi Persaudaraan Ojek Online Lahat) Presisi sebagai pusat komunikasi dan pelayanan terpadu bagi komunitas ojek online, Rabu (22/4/2026).
Peresmian ini menjadi langkah nyata Polri dalam memperkuat implementasi program Presisi yang berbasis pemberdayaan masyarakat.
Lokasi peresmian berlangsung di Jalan Kol. H. Barlian, Kota Lahat, yang merupakan titik strategis dan mudah diakses oleh para pengemudi ojek online.
Kegiatan dimulai pada pukul 09.00 WIB dan dihadiri oleh puluhan driver dari berbagai platform transportasi daring.
Hadir dalam acara tersebut jajaran Pejabat Utama Polres Lahat, perwakilan Jasa Raharja, Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat, serta manajer lokal dari Grab, Maxim, Go-Jek, Shopee-Food, dan Icifood.
Kehadiran lintas sektor ini menandakan kolaborasi solid dalam mendukung program nasional pelayanan publik.
Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto, S.H., M.I.K., secara langsung meresmikan kedai tersebut dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa fasilitas ini dirancang sebagai ruang bersama untuk mempererat hubungan Polri dengan mitra ojek online.
Alasan utama pendirian Kedai APDOL Presisi adalah karena komunitas ojek online memiliki mobilitas tinggi dan berperan penting dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah.
Polri melihat kebutuhan akan wadah komunikasi dua arah sekaligus pusat layanan sosial yang memberikan manfaat langsung.
Fasilitas yang tersedia di Kedai APDOL Presisi meliputi pemeriksaan kesehatan gratis bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, servis kendaraan ringan, ruang istirahat, hingga akses informasi pelayanan kepolisian.
Layanan ini diberikan secara cuma-cuma untuk mendukung aktivitas kerja harian para driver.
Polres Lahat menggandeng berbagai platform ojek online sebagai mitra strategis dalam program ini.
Sinergi tersebut bertujuan membangun deteksi dini potensi gangguan keamanan, mengingat para driver tersebar di seluruh penjuru kota dan dapat menjadi “mata dan telinga” Polri di lapangan.
Perwakilan Jasa Raharja yang hadir menyatakan kesiapan untuk memberikan bantuan terkait asuransi kecelakaan bagi driver ojek online yang terdaftar.
Sementara Dinas Kesehatan menjadwalkan bakti kesehatan rutin setiap dua pekan sekali di lokasi kedai.
Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto menyampaikan bahwa kehadiran Kedai APDOL Presisi merupakan wujud nyata transformasi Polri yang humanis dan adaptif.
“Ini bukan sekadar tempat nongkrong, tetapi ruang pemberdayaan yang meningkatkan kesejahteraan rekan-rekan ojek online,” ujarnya di hadapan awak media.
Tujuan program ini selaras dengan kebijakan Kapolri tentang pelayanan publik terintegrasi dan penguatan ketahanan sosial masyarakat.
Menurut AKBP Novi, Polres Lahat berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi yang menjawab kebutuhan riil warga, khususnya sektor informal.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., dalam keterangan terpisah mengapresiasi langkah Polres Lahat.
Ia menegaskan bahwa inovasi seperti Kedai APDOL Presisi adalah contoh konkret kehadiran Polri di tengah masyarakat yang tidak hanya menegakkan hukum tetapi juga meningkatkan kesejahteraan.
Kombes Nandang menambahkan, model pelayanan ini diharapkan dapat memperkuat stabilitas kamtibmas sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap Polri.
“Polda Sumsel mendorong seluruh jajaran untuk terus berinovasi. Kedai APDOL Presisi layak menjadi model yang direplikasi di wilayah lain,” tuturnya.
Melalui peluncuran ini, Polres Lahat menunjukkan bahwa Polri berperan sebagai penggerak pembangunan sosial dan ekonomi daerah.
Kedai APDOL Presisi diharapkan menjadi pusat komunikasi kamtibmas yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan driver ojek online di Lahat.(Red)


