oleh

Bupati Teddy Dorong OPD OKU Kuasai ASB, Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah

Baturaja, Lenteraoku.com – 13 Februari 2026 – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) terus memperkuat tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan dan Implementasi Analisis Standar Belanja (ASB) berbasis Sistem Informasi Perencanaan dan Pembangunan Daerah (SIPD).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diikuti 24 aparatur dari 10 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab OKU dan dihadiri langsung Bupati OKU, Teddy Meilwansyah.

Bimtek tersebut menjadi langkah strategis dalam meningkatkan nilai Monitoring Center for Prevention (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sekaligus memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang pengelolaan keuangan daerah.

Dari total peserta, 15 orang merupakan laki-laki dan 9 perempuan.

Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) mengirimkan peserta terbanyak, yakni delapan orang.

Disusul Sekretariat Daerah dan Inspektorat masing-masing tiga orang.

OPD lainnya yang turut berpartisipasi antara lain Dinas PUPR, Dinas Perkim, BKPSDM, Bapenda, RSUD, Dinas Kominfo, serta Dinas Perpustakaan.

Dalam sambutannya, Bupati Teddy Meilwansyah mengapresiasi terselenggaranya bimtek yang secara khusus difokuskan untuk Pemkab OKU.

Menurutnya, kegiatan ini sangat strategis dalam mendukung tertib administrasi serta efektivitas belanja daerah.

“Ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah.

Kami sangat mengapresiasi terselenggaranya bimtek ini, terlebih karena pelaksanaannya dapat dipersiapkan dalam waktu yang relatif singkat,” ujar Bupati.

Ia menegaskan, penyusunan dan implementasi ASB harus dipahami secara menyeluruh oleh seluruh OPD agar proses perencanaan dan realisasi anggaran berjalan sesuai regulasi, tepat sasaran, efisien, serta dapatdipertanggungjawabkan.

“Bimtek ini menjadi bekal penting bagi OPD agar mampu menyusun analisis standar belanja yang sesuai ketentuan.

Saya berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan ini dengan serius dan memahami materi yang diberikan,” tegasnya.

Secara khusus, Bupati meminta BKAD sebagai OPD penyusun ASB untuk segera menindaklanjuti hasil bimtek dengan membentuk tim kerja dan memperkuat koordinasi lintas OPD.

Melalui kegiatan ini, Pemkab OKU diharapkan mampu mengimplementasikan ASB secara optimal guna mendukung perencanaan dan pembangunan daerah yang lebih efektif, transparan, serta berorientasi pada pencegahan penyimpangan anggaran.(Lto)