MUSI RAWAS,30/04/2026,lenteraoku.com — Polda Sumatera Selatan menggelar Apel Sabuk Kamtibmas bertajuk “Jago Musi Rawas” di Kabupaten Musi Rawas pada Rabu, 29 April 2026.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., sebagai upaya memperkuat sinergitas lintas sektoral dan partisipasi masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Apel Sabuk Kamtibmas merupakan kegiatan strategis yang melibatkan aparat keamanan, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan elemen komunitas lokal.
Dalam acara ini, dilakukan penyematan Pin Sabuk Kamtibmas secara simbolis serta pembacaan ikrar bersama oleh perwakilan organisasi masyarakat.
Kapolda juga menyapa langsung peserta dari berbagai elemen, termasuk organisasi kepemudaan dan komunitas masyarakat yang berperan aktif menjaga kerukunan sosial.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama Polda Sumsel, unsur Forkopimda Kabupaten Musi Rawas, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai organisasi kemasyarakatan dan komunitas lokal.
Hadir pula Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., yang turut mendampingi Kapolda selama rangkaian acara.
Apel Sabuk Kamtibmas berlangsung pada hari Rabu, 29 April 2026.
Pemilihan waktu ini disesuaikan dengan agenda rutin kepolisian dalam rangka penguatan keamanan menjelang berbagai kegiatan masyarakat yang semakin intensif di wilayah Musi Rawas.
Lokasi kegiatan berada di wilayah Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan.
Pemilihan lokasi ini didasarkan pada pertimbangan strategis karena Musi Rawas merupakan daerah dengan dinamika sosial yang membutuhkan penguatan peran aktif masyarakat dalam menjaga kamtibmas.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis karena keamanan bukan hanya tugas Polri, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
Kapolda menegaskan bahwa dengan sinergi yang kuat, aktivitas masyarakat dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif. Apel ini juga bertujuan mencegah potensi gangguan kamtibmas melalui pendekatan berbasis partisipasi publik.
Pelaksanaan apel berlangsung tertib dan penuh semangat kebersamaan. Kapolda memberikan arahan langsung dihadapan ratusan peserta, dilanjutkan dengan dialog interaktif.
Kapolda mengingatkan pentingnya bijak menggunakan media sosial serta mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan permasalahan di tengah masyarakat.
Situasi keamanan di Kabupaten Musi Rawas sebelum kegiatan berlangsung dalam kondisi cukup kondusif, namun masih ditemukan potensi gesekan sosial akibat perbedaan pemahaman di masyarakat.
Oleh karena itu, pendekatan preventif melalui apel ini dinilai sangat tepat untuk memitigasi risiko sejak dini.
Partisipasi masyarakat terlihat sangat antusias. Berbagai elemen dari tingkat desa hingga kecamatan hadir dan menyatakan kesiapannya untuk menjadi mitra aktif Polri.
Mereka juga diberikan pemahaman mengenai peran masing-masing dalam sistem keamanan lingkungan (siskamling) dan pelaporan cepat melalui Call Center 110.
Sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat terjalin sangat baik.
Forkopimda setempat memberikan dukungan penuh terhadap program Sabuk Kamtibmas.
Bahkan, beberapa tokoh masyarakat menyampaikan komitmen untuk menjadi agen perdamaian di lingkungan masing-masing.
Apel Sabuk Kamtibmas ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan berkelanjutan yang akan digelar secara rutin di berbagai wilayah hukum Polda Sumsel.
Dalam jangka pendek, kegiatan ini diharapkan langsung berdampak pada pencegahan gangguan kamtibmas.
Jangka menengah dan panjangnya adalah menciptakan budaya sadar keamanan menuju Indonesia Emas 2045.
Kapolda menegaskan pentingnya nilai kemanusiaan dalam setiap tindakan, baik bagi personel Polri maupun masyarakat. “Setiap langkah kita harus bermuara pada kebaikan.
Tanyakan pada diri sendiri, sudahkah kita berbuat baik hari ini? Kebaikan itu yang akan menjaga rasa aman di tengah masyarakat,” ujarnya.
Keamanan ditegaskan sebagai modal utama menuju Indonesia Emas 2045.
Kapolda mengajak seluruh elemen untuk menjaga persatuan, menyaring informasi sebelum dibagikan, dan mengedepankan nilai-nilai kebersamaan.
Stabilitas keamanan menjadi fondasi agar agenda pembangunan nasional dapat berjalan tanpa hambatan.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi pendekatan kepolisian modern berbasis pencegahan dan pelibatan masyarakat.
“Melalui Apel Sabuk Kamtibmas, kami memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat.
Ini adalah bagian dari komitmen Polda Sumsel untuk menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung seluruh agenda pembangunan nasional,” ujarnya.
Polda Sumsel mengajak seluruh masyarakat untuk aktif menjaga lingkungan masing-masing serta memanfaatkan layanan Call Center 110 sebagai sarana pelaporan cepat apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas.
Layanan ini tersedia 24 jam dan terintegrasi dengan seluruh jajaran Polres dan Polsek di Sumatera Selatan.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan komitmen kuat seluruh elemen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Sumatera Selatan.
Kapolda berharap apel ini menjadi momentum kebangkitan kesadaran kolektif bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama, bukan semata tugas aparat.(Red)






