PALEMBANG Sumsel, 23 Maret 2026,lenteraoku.com – Sebuah insiden berdarah terjadi di Diskotik Darma Agung, Jalan Kolonel H. Burlian, Kecamatan Sukarami, Palembang, pada Minggu dinihari (22/3/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.
Keributan yang dipicu oleh cekcok antar pengunjung tersebut berujung pada kematian seorang pria bernama P.J. (43), seorang karyawan swasta, setelah mengalami luka tusuk di bagian kepala.
Korban yang diketahui bernama P.J. (43) merupakan warga Palembang yang bekerja sebagai karyawan swasta.
Ia sempat dilarikan dan mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Siti Fatimah Palembang, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada hari yang sama sekitar pukul 16.00 WIB akibat luka tusuk serius di bagian kepala sebelah kiri.
Peristiwa ini berawal dari pertikaian antara M.F. (22), adik kandung korban, dengan seorang pria berinisial K.A. (25) di dalam lokasi hiburan malam tersebut.
Situasi yang memanas membuat M.F. kemudian menghubungi kakaknya, P.J., untuk datang ke tempat kejadian perkara (TKP) guna melerai atau menghadapi situasi yang berkembang.
Setibanya di TKP, korban langsung mendekati pelaku yang saat itu berada di dalam sebuah kendaraan. Merasa terancam atau terdesak, K.A. turun dari mobil sambil membawa senjata tajam, yang kemudian memicu keributan yang lebih besar.
Pelaku sempat dikeroyok oleh rombongan yang berada di lokasi sebelum akhirnya berusaha melarikan diri.
Di tengah upaya pelariannya, pelaku mengayunkan senjata tajam yang dibawanya.
Satu ayunan senjata tajam tersebut mengenai kepala bagian kiri korban, menyebabkan luka tusuk yang fatal.
Setelah kejadian itu, korban segera dilarikan ke rumah sakit, sementara pelaku berhasil melarikan diri dari lokasi.
Jajaran Satreskrim Polrestabes Palembang bersama Reskrim Polsek Sukarami langsung bergerak cepat dengan mendatangi TKP, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dan memeriksa sejumlah saksi yang mengetahui kejadian.
Petugas juga telah mengamankan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi sebagai alat bukti utama untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa penyidik akan menangani kasus ini secara serius dan profesional.
“Seluruh bukti sedang kami kumpulkan, termasuk rekaman CCTV. Kami pastikan pelaku akan segera diungkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyelesaikan persoalan dengan kekerasan atau main hakim sendiri.
Saat ini, penyidik masih terus melakukan pengembangan guna mengungkap seluruh pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.(Red)






