Lenteraoku.com – Sebanyak 16 kantong jenazah korban kecelakaan maut antara Bus ALS dan truk tangki di Musi Rawas Utara (Muratara) tiba di RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang, Kamis (7/5/2026) pukul 05.10 WIB.
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Sumsel bersama Pusdokkes Mabes Polri langsung menggelar identifikasi sejak pukul 07.30 WIB di Instalasi Forensik RS Bhayangkara.
Kecelakaan terjadi Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 12.00 WIB di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Karang Jaya, Muratara, melibatkan Bus ALS BK-7778-DL dan truk tangki BG-8196-QB.
Peristiwa bermula saat Bus ALS dari Lubuk Linggau menuju Jambi berusaha menghindari lubang jalan, hilang kendali, pindah jalur kanan, lalu menabrak truk tangki dari arah berlawanan.
Total korban tercatat 20 orang: 16 meninggal dunia, 3 luka berat, dan 1 luka ringan. Mayoritas korban mengalami luka bakar serius akibat kobaran api.
Korban meninggal yang teridentifikasi antara lain Aryanto (49, sopir tangki), Martono (48), Alif (44, sopir bus), Saf (50), Maleh (42), Relodo, Zulkifli, Aldi Sulistiawan, Rani (istri Aldi), Bela (anak Aldi).
Enam kantong jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi mendalam karena kondisi yang sulit. Tim DVI bekerja dengan metode forensik dan data antemortem.
Jumiatun (35), Ngadiono (44), Muhammad Fahrul Hubaidi (31) luka bakar dirawat di RSUD Rupit, serta M. Fadli bin Ibrahim (30) luka ringan.
Petugas mengamankan barangbukti: bangkai dua kendaraan terbakar, tabung gas, mesin motor, dan barang pribadi penumpang di lokasi kejadian.
Polres Lubuk Linggau menerjunkan 16 ambulans dengan pengawalan ketat untuk mengevakuasi dan mengantar jenazah ke RS Bhayangkara Palembang.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyatakan komitmen penuh polisi dalam identifikasi, penegakan hukum, dan pelayanan keluarga korban.
“Kami pastikan proses identifikasi profesional dan transparan,” ujar Nandang. Polda memberi ruang bagi keluarga untuk mendapat informasi akurat.
Polda Sumsel menyediakan Call Center Posko DVI di nomor +62 821-7803-8910 untuk informasi valid terkait anggota keluarga korban.
Posko DVI di RS Bhayangkara beroperasi intensif 24 jam. Tim memadukan data gigi, sidik jari, DNA, serta tanda khusus untuk mempercepat identifikasi.
Polisi mengimbau masyarakat lintas Sumatera agar lebih hati-hati, kurangi kecepatan, patuhi rambu, dan waspadai kondisi jalan guna mencegah tragedi serupa.(Red)






