OKU, Lenteraoku.com – Aksi pencurian kepingan karet yang meresahkan warga di Dusun Air Klutum, Desa Battu Winangun, Kecamatan Lubuk Raja, Kabupaten OKU, berakhir damai. Melalui pendekatan problem solving secara kekeluargaan yang difasilitasi oleh aparat keamanan setempat, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan perkara tersebut tanpa harus berurusan dengan meja hijau.
Mediasi yang berlangsung pada Jumat (06/03/2026) sekira pukul 17.00 WIB itu dipusatkan di kediaman Bagus Joko Tristianto, yang beralamat di Dusun Cindra Mulya I. Pertemuan tersebut digagas oleh Bhabinkamtibmas setempat sebagai upaya untuk menjaga kondusivitas wilayah serta memberikan ruang dialog bagi masyarakat yang bermasalah.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Dusun Air Klutum, Kepala Dusun Cindra Mulya I, serta sejumlah tokoh masyarakat seperti Hutagalung (anggota Linmas), Rianto, Bandi, dan tuan rumah Bagus Joko Tristianto. Mereka turut menyaksikan jalannya musyawarah yang melibatkan korban pencurian dan pelaku.
Dalam proses mediasi, korban menyampaikan secara terbuka bahwa dirinya tidak menginginkan perkara ini dilanjutkan ke jalur pidana.
Korban hanya meminta agar barang bukti berupa kepingan karet yang diambil oleh pelaku dapat dikembalikan seutuhnya.
Sikap luhur korban ini mendapat apresiasi dari para tokoh masyarakat yang hadir.
Pelaku yang didampingi oleh Kepala Dusun setempat mengaku menyesali perbuatannya.
Dalam pernyataannya, pelaku berjanji tidak akan mengulangi tindakan pencurian di mana pun dan kapan pun.
Ia juga menyatakan kesediaannya untuk mengembalikan seluruh kepingan karet milik korban yang sempat diambil.
Sebagai bentuk komitmen, disepakati pula bahwa apabila di kemudian hari pelaku kembali melakukan tindakan serupa, maka ia bersedia diproses secara hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Negara Republik Indonesia tanpa ada toleransi lagi.
Kegiatan problem solving tersebut berlangsung dalam suasana hangat, tertib, dan penuh kekeluargaan. Hingga acara berakhir, situasi di lokasi tetap kondusif dan terkendali.
Masyarakat sekitar berharap kejadian serupa tidak terulang dan kedamaian tetap terjaga di lingkungan mereka.(Red)





