PALEMBANG,30/04/2026,lenteraoku.com
Polda Sumatera Selatan menggelar bakti religi dengan membersihkan Kelenteng Sin Sen Tau di Palembang, Selasa (28/4/2026), dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80.
Kegiatan dipimpin Kasubbid Multimedia Bidhumas Polda Sumsel, Dwi Citra Akbar, dan melibatkan personel Bidhumas serta pengurus kelenteng.
Lokasi kegiatan berada di Kelenteng Sin Sen Tau (Yayasan Pitra Utama Indonesia), Jalan Tri Brata No. 759, kawasan Pahlawan, Kota Palembang.
Kegiatan ini untuk memperkuat toleransi antarumat beragama dan mengimplementasikan nilai kemanusiaan dalam tugas kepolisian.
Kerja bakti dilakukan secara gotong royong membersihkan area dalam dan halaman kelenteng hingga lingkungan ibadah menjadi bersih dan nyaman.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan, bakti religi adalah wujud nyata kehadiran Polri dalam melindungi dan mengayomi masyarakat.
Dwi Citra Akbar menyampaikan kegiatan ini bentuk kepedulian agar masyarakat beribadah nyaman sekaligus mempererat hubungan emosional Polri dengan warga.
Langkah ini sejalan dengan program Polri Presisi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menekankan kedekatan institusi dengan masyarakat.
Paragraf 9 (Rangkaian Acara)
Bakti religi merupakan bagian dari rangkaian Bulan Bakti Bhayangkara yang digelar menuju puncak HUT ke-80 pada tahun 2026.
Sasaran utama kegiatan adalah memperkuat harmoni keberagaman dan menjaga stabilitas kamtibmas melalui pendekatan humanis.
Tujuan strategisnya menciptakan lingkungan kondusif bagi umat yang beribadah serta mencegah potensi gesekan sosial.
Selain kerja bakti, personel juga memberikan tali asih sebagai bentuk kepedulian sosial kepada pengurus kelenteng.
Pengurus kelenteng dan warga sekitar mengapresiasi kegiatan ini karena merasakan langsung manfaat kehadiran Polri di lingkungan mereka.
Kegiatan ini juga menjadi sarana komunikasi sosial untuk menyerap aspirasi masyarakat terkait pelayanan kepolisian.
Polda Sumsel menegaskan semangat “Sudahkah Anda Berbuat Baik Hari Ini” sebagai landasan transformasi menuju institusi yang modern, humanis, dan responsif.(Red)






