oleh

Tragedi di Perlintasan Tanpa Palang Ibu Rumah Tangga Tewas Tertemper Kereta Babaranjang

Baturaja, lenteraoku.com – Sebuah peristiwa tragis terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Jalan Pangeran Hajib 2, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), pada Selasa sore (10/3/2026).

Seorang ibu rumah tangga bernama Eli Marlia (45) meninggal dunia setelah tertemper Kereta Api Babaranjang KA 4128 yang melaju dengan kecepatan cukup tinggi.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 17.50 WIB ini menjadi pengingat pahit akan pentingnya kewaspadaan saat melintasi rel kereta api, terutama di lokasi yang tidak dilengkapi palang pintu dan minim penerangan.

Kecelakaan lalu lintas di perlintasan kereta api tanpa palang pintu mengakibatkan seorang pejalan kaki tewas tertemper Kereta Api Babaranjang KA 4128.

Korban mengalami luka parah dan meninggal di tempat.

Korban adalah Eli Marlia (45), seorang ibu rumah tangga yang beralamat di Jalan Komisaris Umar No. 39, Kelurahan Air Gading, Kecamatan Baturaja Barat, OKU.

Peristiwa terjadi pada Selasa, 10 Maret 2026, sekitar pukul 17.50 WIB (sore hari).

Di perlintasan kereta api tanpa palang pintu, Jalan Pangeran Hajib 2, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Diduga korban tidak menyadari kedatangan kereta karena terhalang pandangan atau kurang waspada.

Faktor pendukungnya adalah tidak adanya palang pintu dan minimnya penerangan di lokasi, sehingga korban terlambat menghindar saat kereta melaju.

Korban berjalan kaki hendak menyeberang di perlintasan tersebut.

Saat bersamaan, Kereta Babaranjang melaju dari arah tertentu.

Karena tidak ada peringatan dini, korban terserempet bagian tengah rangkaian kereta.

Akibatnya, korban mengalami luka robek pada punggung kanan, patah lengan kanan, dan patah kaki kanan, dan meninggal dunia di lokasi.

Eli Marlia (45), ibu rumah tangga asal Baturaja Barat.
Kereta Api Babaranjang KA 4128 yang melintas di jalur rel tanpa palang pintu.

Personel Polres OKU segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi, dan mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Ibnu Sutowo Baturaja untuk visum.

Keluarga korban telah dihubungi dan mendatangi rumah sakit.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintasi perlintasan kereta api, terutama yang tidak berpalang pintu, dengan memastikan kondisi aman (lihat kanan-kiri) sebelum menyeberang.(Red)

BACA JUGA