Palembang ,17/03/2026 lenteraoku.com – Suasana kebersamaan dan kekhidmatan menyelimuti Griya Agung Palembang, Senin malam (16/3/2026).
Di malam yang menjadi penanda berakhirnya rangkaian Safari Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi, tiga pimpinan tertinggi di Provinsi Sumatera Selatan duduk bersama dalam satu forum.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugrogo, S.I.K., S.H., M.Hum., Gubernur Sumsel Dr. H. Herman Deru, S.H., M.M., dan Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis kompak hadir memperkuat
sinergitas lintas sektoral menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Kegiatan yang berlangsung di kediaman resmi Gubernur Sumsel yang beralamat di Jalan Demang Lebar Daun Palembang ini tidak hanya menjadi momen silaturahmi, tetapi juga ajang konsolidasi strategis antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri.
Rangkaian acara diawali dengan shalat Isya berjamaah yang kemudian dilanjutkan dengan tausiyah Ramadhan, shalat Tarawih dan Witir berjamaah.
Puncak acara ditandai dengan penutupan resmi rangkaian Safari Ramadhan Forkopimda Provinsi Sumatera Selatan yang dilakukan langsung oleh Gubernur Herman Deru.
Pantauan di lokasi, kehadiran Kapolda Sumsel tidak sendirian. Ia didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel, antara lain Karo Ops Kombes Pol Muhammad Anis Prasetio Santoso, Dir Resnarkoba Kombes Pol Yulian Perdana, Dir Lantas Kombes Pol Maesa Soegriwo, dan Dir Samapta Kombes Pol M. Rendra Salipu.
Selain jajaran Polda, hadir pula Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang, Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie, Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel H. Edward Candra, Danrem 044/Garuda Dempo Brigjen TNI Khabib Mahfud, serta para pimpinan instansi vertikal dan tokoh agama se-Sumatera Selatan.
Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan dan stabilitas daerah tidak bisa dicapai secara parsial. Menurutnya, kolaborasi yang solid antara eksekutif, legislatif, TNI, Polri, dan masyarakat adalah fondasi utama.
“Pembangunan dan stabilitas daerah hanya dapat kita raih melalui kerja sama yang solid.
Tidak ada sekat di antara kita. Sinergi lintas institusi inilah yang menjadi kunci dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kondusivitas wilayah Sumatera Selatan,” ujar Gubernur Herman Deru.
Pernyataan tersebut relevan dengan kondisi terkini, di mana Provinsi Sumsel tengah bersiap menghadapi arus mudik dan perayaan Idul Fitri.
Koordinasi yang matang antarlembaga menjadi syarat mutlak agar momen tersebut berjalan aman dan lancar.
Senada dengan Gubernur, Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho menyampaikan bahwa bulan suci Ramadhan merupakan momentum tepat untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keamanan daerah.
“Ramadhan adalah momentum untuk mempererat kebersamaan dan memperkuat sinergi.
Polda Sumsel bersama seluruh Forkopimda berkomitmen menjaga stabilitas keamanan daerah agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dan merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman,” tegas Kapolda.
Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa jajaran kepolisian siap berkolaborasi penuh dalam berbagai agenda strategis, terutama pengamanan hari besar keagamaan.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menambahkan, kebersamaan yang ditunjukkan para pimpinan daerah dalam forum Forkopimda merupakan bukti nyata soliditas yang kuat.
Hal ini menjadi fondasi penting dalam memastikan seluruh agenda pengamanan berjalan sukses.
“Koordinasi yang baik antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah akan menjadi fondasi penting.
Ini termasuk dalam memastikan Operasi Ketupat dan pengamanan arus mudik Lebaran dapat berjalan aman dan lancar,” ujar Kombes Nandang.
Polda Sumsel, lanjutnya, menegaskan kesiapan penuh untuk terus bersinergi dengan seluruh unsur Forkopimda.
Komitmen ini diambil demi memastikan seluruh masyarakat Sumatera Selatan dapat merayakan Idul Fitri 1447 H dalam suasana yang aman, tertib, dan kondusif.
Malam itu, di tengah guyuran lampu Griya Agung yang hangat, para pemimpin Sumsel tak hanya menutup rangkaian ibadah di bulan suci, tetapi juga membuka lembaran baru kolaborasi yang lebih erat untuk menjaga Bumi Sriwijaya tetap aman dan damai.(Red)







