oleh

Rikkes Bintara Polri 2026 di Jakabaring, Polda Sumsel Jamin Tak Ada Pungli

Palembang , Sumatera Selatan lenteraoku.com — Polda Sumatera Selatan menggelar Pemeriksaan Kesehatan Tahap I untuk seleksi Bintara Polri TA 2026.

Kegiatan ini berlangsung di Sport Science Center Jakabaring Sport City Palembang. Pelaksanaannya pada Senin, 13 April 2026, mulai pukul 06.00 WIB.

Sejumlah 200 peserta mengikuti tahap awal seleksi kesehatan tersebut.
Pemeriksaan dilakukan dengan standar medis yang sangat ketat. Semua peserta wajib menjalani rangkaian tes fisik dan mental secara berurutan.

Karo SDM Polda Sumsel Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo langsung memimpin jalannya kegiatan. Kehadirannya sebagai bentuk pengawasan langsung dari pimpinan.
Ia ingin memastikan tidak ada celah kecurangan dalam proses seleksi.

Rikkes Tahap I ini merupakan bagian dari program Presisi Polri. Program tersebut menekankan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (Betah).
Polda Sumsel berkomitmen penuh menerapkan keempat prinsip itu.

Tujuan utama pemeriksaan adalah memastikan kondisi fisik dan mental peserta memenuhi syarat. Hanya calon yang sehat yang dapat menjalankan tugas kepolisian. Seleksi ini menjadi pintu awal mencetak SDM Polri unggul.

Rangkaian pemeriksaan meliputi tes mata, THT, gigi, tekanan darah, dan komposisi tubuh.
Tim medis dari Biddokkes Polda Sumsel juga melakukan pemeriksaan fisik lanjutan. Semua tahap bertujuan menilai kesiapan biologis peserta.

Untuk menjaga integritas seleksi, panitia menerapkan sistem coding peserta.
Setiap peserta mendapatkan kode khusus yang tidak diketahui penguji.
Sistem ini mencegah perlakuan istimewa terhadap calon tertentu.

Pengawas internal dari Propam dan Itwasda turun langsung mengawasi setiap proses.
Selain itu, terdapat pula pengawas eksternal untuk memastikan objektivitas.
Dua lapis pengawasan ini membuat seleksi berjalan transparan.

Hasil pemeriksaan diumumkan secara terbuka di lokasi.
Panitia menyediakan layar proyektor yang menampilkan nilai setiap peserta.
Dengan cara ini, peserta bisa langsung mengetahui lolos atau tidaknya.

Karo SDM Polda Sumsel Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo menegaskan seluruh tahap tanpa biaya.
“Kami pastikan proses rekrutmen berjalan bersih dan transparan,” tegasnya.
Tujuannya untuk mendapatkan calon anggota Polri yang berkualitas.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya juga memberikan pernyataan serupa.
Menurutnya, transparansi adalah kunci utama membangun kepercayaan publik.
Publik harus yakin bahwa rekrutmen Polri bebas kecurangan.

“Kami jamin seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai prinsip Betah,” ujar Nandang.
Tidak ada praktik pungutan liar atau jual beli kursi.
Semua keputusan murni berdasarkan hasil tes kesehatan.

Polda Sumsel berkomitmen terus mendukung program pemerintah mencetak SDM unggul.
Rekrutmen yang profesional dan berintegritas akan melahirkan polisi handal.
Pada akhirnya, masyarakat mendapat pelayanan terbaik dari Polri.(Red)