PALEMBANG,lenteraoku.com – Sebanyak ribuan personel Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) menggelar khataman Al-Qur’an secara serentak di seluruh jajaran, dari tingkat mapolda hingga polres, Selasa (17/3/2026).
Gerakan spiritual masif ini dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. sebagai upaya membangun soliditas internal sekaligus penguatan moral menuju kinerja Presisi.
Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Assaadah Polda Sumsel ini berlangsung khidmat dan diikuti secara virtual oleh personel di berbagai wilayah.
Kapolda hadir didampingi Wakapolda Brigjen Pol Rony Samtana, Irwasda Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, serta para Pejabat Utama Polda Sumsel.
Sejumlah tokoh agama dan pimpinan lembaga juga turut hadir, menunjukkan dukungan luas terhadap langkah konsolidasi internal yang dilakukan jajaran Polda Sumsel.
Ribuan personel Polda Sumsel melaksanakan khataman Al-Qur’an serentak yang dirangkaikan dengan doa bersama dan buka puasa.
Kegiatan ini bukan sekadar seremonial keagamaan, melainkan bagian dari strategi pembinaan mental dan penguatan soliditas internal organisasi.
Inspektur Jenderal Polisi Dr. Sandi Nugroho beserta jajaran pejabat utama Polda Sumsel, seluruh personel di tingkat polres, serta para hafidz dan hafidzah.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda memberikan penghargaan khusus kepada para penghafal Al-Qur’an, termasuk dua personel Polri yakni Briptu M. Husein Syamsuddin dan Brigadir Rizka Munawwaroh, serta tokoh penghafal Al-Qur’an lainnya.
Bentuk apresiasi berupa sajadah, sarung, dan mukena diberikan sebagai motivasi bagi personel lain.
Kegiatan berlangsung pada Selasa, 17 Maret 2026, bertepatan dengan bulan suci Ramadan.
Acara utama digelar di Masjid Assaadah Polda Sumsel, Palembang, dan diikuti secara serentak oleh seluruh Polres jajaran di wilayah Sumatera Selatan.
Kapolda Sumsel menegaskan bahwa gerakan serentak ini memiliki makna strategis bagi organisasi.
“Keserentakan ini bukan hanya simbol, tetapi perintah moral. Soliditas yang kita bangun dalam ibadah harus kita wujudkan dalam tugas, respons cepat di lapangan, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho.
Kegiatan ini bertujuan mentransformasikan nilai-nilai spiritual menjadi kinerja nyata Polri di tengah masyarakat.
Melalui gerakan serentak ini, Polda Sumsel menargetkan sejumlah dampak strategis, antara lain peningkatan respons cepat personel, koordinasi lintas satuan yang lebih solid, pelayanan publik yang lebih presisi, serta stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang terjaga.
Pendekatan spiritual ini dinilai mampu memperkuat pola kerja terkoordinasi dan disiplin antar satuan, sekaligus membangun Polri Presisi yang solid, humanis, dan berintegritas.
Gerakan khataman Qur’an serentak ini menjadi bukti nyata bahwa Kapolda Sumsel berhasil mengonsolidasikan kekuatan internal Polri dalam satu visi dan semangat.
Dengan langkah ini, Polda Sumsel menegaskan diri sebagai model nasional dalam membangun soliditas Polri modern yang terkoordinasi dan berbasis nilai spiritual.(Red)






