oleh

Operasi Ketupat Musi 2026 Ratusan Pemudik Padati Stasiun Baturaja H -10 Lebaran

Baturaja, Lenteraoku.com, OKU – Arus mudik Lebaran tahun 2026 mulai terasa di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Sejak H-10 Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Stasiun Kereta Api Baturaja menjadi salah satu titik vital yang mulai menunjukkan lonjakan aktivitas penumpang.

Ribuan warga terpantau memanfaatkan moda transportasi rel untuk memulai perjalanan pulang kampung maupun tiba di Baturaja, Minggu (15/3/2026).

Dalam rangka menjamin kelancaran dan keamanan pergerakan masyarakat tersebut, Kepolisian Resor (Polres) OKU bersama unsur TNI dan instansi terkait telah mengaktifkan Pos Pengamanan (Pos PAM) Terpadu di Stasiun Kereta Api Baturaja.

Pos ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026 yang digelar untuk mengamankan arus mudik dan balik Idul Fitri di wilayah hukum Polda Sumatera Selatan.

Kapospam Terpadu Stasiun Kereta Api Baturaja, Ipda Deni Arfan, SE., M.Si., menjelaskan bahwa personel gabungan di stasiun terus melakukan pemantauan secara ketat.

Pengawasan ini tidak hanya difokuskan pada kelancaran pergerakan penumpang, tetapi juga memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif selama masa mudik.

“Personel Pos PAM Terpadu Stasiun Baturaja terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas penumpang baik yang berangkat maupun yang datang.

Kami ingin memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang,” ujar Ipda Deni Arfan saat dikonfirmasi di lokasi.

Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan pada Minggu kemarin, total penumpang yang berangkat dari Stasiun Baturaja mencapai 440 orang.

Rinciannya, Kereta Api Kuala Stabas (S3) tujuan Tanjung Karang mengangkut 81 penumpang, Kereta Api Rajabasa (S7) jurusan Tanjung Karang membawa 70 orang, Kereta Api Rajabasa (S8) tujuan Kertapati memberangkatkan 126 penumpang, dan Kereta Api Kuala Stabas (S5) jurusan Tanjung Karang menjadi yang terpadat dengan 163 penumpang.

Sementara itu, arus kedatangan penumpang di Stasiun Baturaja tercatat lebih tinggi, yakni mencapai 462 orang.

Mereka tiba melalui empat perjalanan kereta, yaitu Kereta Api Kuala Stabas (S4) dari Tanjung Karang dengan 167 penumpang, Kereta Api Rajabasa (S7) dari Kertapati sebanyak 95 penumpang, Kereta Api Rajabasa (S8) dari Tanjung Karang sebanyak 89 penumpang, serta Kereta Api Kuala Stabas (S6) dari Tanjung Karang dengan 111 penumpang.

Dengan adanya pengawasan intensif dari personel gabungan TNI-Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan petugas PT KAI, aktivitas di Stasiun Baturaja hingga saat ini terpantau aman dan tertib.

Operasi Ketupat Musi 2026 akan terus berlangsung guna memastkan seluruh rangkaian arus mudik dan balik di wilayah OKU dapat berjalan dengan aman, lancar, dan sehat.

Redaksi : Lentera OKU.Com
Pewarta Rahmat Hidayat