oleh

Mobil Belajar Mengemudi Tabrak Warung Gorengan di OKU, Enam Warga Luka-Luka

BATURAJA, LenteraOKU.com – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil diduga sedang digunakan untuk belajar mengemudi terjadi di jalan poros Desa Karya Mukti XII, Kecamatan Sinar Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) pada Sabtu (14/3/2026) sore.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 17.25 WIB atau menjelang waktu berbuka puasa itu mengakibatkan enam orang warga yang sedang membeli gorengan mengalami luka-luka, tiga di antaranya harus dilarikan ke rumah sakit karena menderita luka serius.

Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo melalui Kapolsek Sinar Peninjauan Ipda Suherman yang disampaikan Kasi Humas Polres OKU AKP Ferri Zulfian membenarkan adanya peristiwa nahas tersebut.

Menurut keterangan polisi, kecelakaan bermula saat sebuah mobil Toyota Agya matic warna silver dengan nomor polisi BE 1483 KP melaju dari arah tertentu.

Kendaraan tersebut dikemudikan oleh Vina Aprilia (19), seorang pelajar asal Desa Mendala, Kecamatan Peninjauan, yang diduga sedang berlatih mengemudi di jalan umum.

Saat melintas di jalan poros Desa Karya Mukti XII yang sedang ramai aktivitas warga menunggu waktu berbuka, pengemudi diduga tidak sengaja menginjak pedal gas sehingga kendaraan mendadak melaju tidak terkendali.

Mobil kemudian oleng dan langsung menabrak warung gorengan milik warga yang sedang dipadati pembeli yang mayoritas adalah ibu-ibu dan anak-anak yang hendak membeli takjil untuk berbuka puasa.

Akibat tabrakan keras tersebut, enam orang warga yang sedang antre membeli gorengan terpental dan mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan bervariasi.

Korban terdiri dari Sadira (53) warga Blok E yang mengalami patah tangan kanan, Warsiti (50) warga Blok E dengan luka pada kaki dan tangan, serta Khusnul Khotimah (54) warga Blok P yang juga mengalami luka pada kaki dan tangan.

Selain itu, seorang balita berusia lima tahun bernama Sheza Kanza warga Blok Pasar turut menjadi korban dengan luka pada kaki dan tangan.

Dua korban lainnya yakni Fitri Indrayani (30) warga Blok H mengalami luka dalam yang cukup serius, dan Fitriyanti (24) warga Blok G menderita luka pada bagian tangan.

Keenam korban langsung dievakuasi oleh warga dan petugas ke Puskesmas Karya Mukti XII untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

Dari hasil pemeriksaan awal, tiga orang korban direncanakan akan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Baturaja karena membutuhkan perawatan lebih intensif akibat luka yang diderita cukup parah.

Polisi yang tiba di lokasi kejadian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti.

Petugas mencatat dua orang saksi mata yakni Eka (37) dan Nurwadi (42) yang melihat langsung kejadian tersebut.

Sementara barang bukti yang diamankan berupa satu unit mobil Toyota Agya warna silver bernomor polisi BE 1483 KP yang masih berada di lokasi kejadian dengan kondisi bagian depan ringsek akibat menabrak warung.

“Untuk saat ini pengemudi beserta kendaraan telah diamankan di Polsek Sinar Peninjauan guna proses penyelidikan lebih lanjut.

Situasi di lokasi kejadian dalam keadaan aman dan kondusif,” ujar AKP Ferri Zulfian saat dikonfirmasi awak media, Sabtu malam.

Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan Unit Laka Lantas untuk penanganan lebih lanjut dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan mengingat jumlah korban cukup banyak.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kehati-hatian dalam berkendara, terlebih bagi pengemudi pemula yang masih dalam tahap belajar.

Pihak kepolisian mengimbau agar masyarakat tidak melakukan praktik belajar mengemudi di lokasi yang ramai aktivitas warga, terutama di area permukiman dan pusat keramaian seperti pasar atau warung, apalagi di waktu-waktu sibuk seperti menjelang berbuka puasa.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di sekitar lokasi kejadian telah kembali normal dan para korban masih menjalani perawatan medis.(Red)