oleh

Kedai PADEK Polres Muba: Ruang Sosial Humanis untuk Driver Ojek

SEKAYU , 22 April 2026 lenteraoku.com — Polres Musi Banyuasin (Muba) di bawah naungan Polda Sumatera Selatan meresmikan Kedai PADEK sebagai bentuk inovasi pelayanan publik berbasis komunitas.

Program ini merupakan dukungan nyata terhadap program prioritas Kapolri untuk memperkuat ekonomi rakyat sekaligus menjaga stabilitas kamtibmas.

Kedai PADEK (Perkumpulan Driver Kitek) adalah fasilitas sosial yang menyediakan layanan gratis bagi pengemudi ojek, seperti pemeriksaan kesehatan, cuci motor gratis, isi angin, serta ganti oli setiap Jumat secara bergilir.

Peresmian dipimpin langsung oleh Kapolres Musi Banyuasin, AKBP Ruri Prastowo, S.H., S.I.K., M.I.K., didampingi unsur TNI, Kejaksaan Negeri, serta pemerintah daerah.

Hadir pula Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.
berlangsung pada Selasa, 21 April 2026.

Lokasi Kedai PADEK berada di depan Kantor Bersama Samsat, Jalan Venus, Kelurahan Serasan Jaya, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin.

Program ini bertujuan menghilangkan sekat antara polisi dan masyarakat, menciptakan ruang komunikasi dua arah yang humanis, serta merespon cepat potensi gangguan kamtibmas melalui kedekatan sosial.

Kedai PADEK dioperasikan sebagai ruang sosial bersama, tempat pengemudi ojek berkumpul, beristirahat, dan mengakses layanan gratis. Kegiatan dirangkaikan dengan pemberian bantuan sosial dan helm untuk komunitas ojek.

Informasi disampaikan langsung oleh Kapolres Muba AKBP Ruri Prastowo didampingi Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.

Suasana peresmian berlangsung hangat dan penuh antusiasme.
Para pengemudi ojek tampak menikmati layanan cek kesehatan dan cuci motor gratis. Sinergi lintas sektor tampak solid.

Kedai PADEK menjadi solusi nyata atas kebutuhan ruang istirahat layak dan layanan perawatan kendaraan ringan yang selama ini terbatas bagi driver ojek. Polri hadir sebagai mitra, bukan hanya penegak hukum.

Polda Sumsel memastikan program ini akan dikembangkan secara berkelanjutan.

Kedai PADEK diharapkan menjadi role model pelayanan publik berbasis komunitas yang humanis dan adaptif di seluruh wilayah hukum Sumsel.

Kedai PADEK kami hadirkan sebagai ruang kebersamaan agar hubungan polisi dan masyarakat semakin dekat.

Dengan komunikasi terbuka, kami bisa lebih cepat respons berbagai potensi gangguan kamtibmas,” ujar AKBP Ruri Prastowo.

Kombes Pol Nandang menegaskan inovasi ini adalah implementasi nyata kebijakan Kapolda Sumsel.

“Kami hadir sebagai solusi meningkatkan kesejahteraan dan memperkuat ketahanan sosial masyarakat,” ujarnya.

Dengan hadirnya Kedai PADEK, Polres Muba membuktikan bahwa pelayanan publik yang humanis dan menyentuh kebutuhan akar rumput mampu memperkuat sinergi Polri-rakyat sekaligus menjaga stabilitas daerah.(Red)