oleh

Kedai Majo Presisi Resmi Beroperasi, Polres Lubuklinggau Gandingan Ojol Jaga Stabilitas Kamtibmas

Polres Lubuklinggau, 22 April 2026 lenteraoku.com Polda Sumatera Selatan meresmikan Kedai Majo Presisi (Mitra Kamtibmas Ojek Online) sebagai inovasi pelayanan publik berbasis komunitas, pada Senin, 20 April 2026, di Jalan SMB II Kelurahan Marga Mulya, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, Kota Lubuklinggau, guna memperkuat stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat melalui sinergi dengan mitra ojek online.

Kedai Majo Presisi adalah wadah komunikasi publik yang dirancang untuk mempererat hubungan Polri dengan komunitas ojek online, sekaligus menjadi pusat pertukaran informasi kamtibmas secara dua arah.

Peresmian dipimpin langsung Kapolres Lubuklinggau, AKBP Adithia Bagus Arjunadi S.H., S.I.K., M.I.K., didampingi jajaran Pejabat Utama Polres serta perwakilan komunitas ojek online setempat.

Acara berlangsung pada Senin pagi, 20 April 2026, tepatnya di kawasan strategis Jalan SMB II, yang merupakan pusat aktivitas masyarakat dan mitra ojol di Kota Lubuklinggau.

Program ini diluncurkan sebagai implementasi kebijakan Kapolri untuk mewujudkan Polri yang prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan, serta menjawab kebutuhan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.

Melalui keterlibatan aktif mitra ojol yang memiliki mobilitas tinggi, Polres Lubuklinggau membangun komunikasi cepat, efektif, dan responsif terhadap dinamika lapangan, sehingga gangguan kamtibmas dapat diantisipasi lebih dini.

Kapolres Lubuklinggau menegaskan bahwa Kedai Majo Presisi bukan sekadar tempat nongkrong, melainkan sarana membangun kepercayaan dan kolaborasi nyata antara Polri dan masyarakat.

“Kedai Majo Presisi adalah bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami ingin membangun komunikasi yang lebih dekat dan terbuka agar tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar AKBP Adithia.

Dalam kegiatan yang sama, Kasat Lantas Polres Lubuklinggau memberikan edukasi kepada mitra ojol tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas serta peran strategis mereka dalam menjaga keamanan lingkungan.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menyatakan bahwa inovasi Polres Lubuklinggau merupakan bukti Polri yang adaptif dan solutif.

Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah dan kebijakan Kapolri melalui pendekatan humanis dan kolaboratif.

Kedai Majo Presisi membuktikan Polri hadir sebagai mitra masyarakat,” kata Nandang.

Dampak yang diharapkan dari program ini adalah memperkuat ketahanan sosial, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kamtibmas, serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan secara cepat dan tepat.

Polda Sumatera Selatan memastikan bahwa inovasi pelayanan publik berbasis komunitas seperti Kedai Majo Presisi akan terus dikembangkan sebagai model pelayanan humanis yang mendukung stabilitas keamanan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Sumatera Selatan.(Selatan)