Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS), 15 Februari 2026 – Egi Susilo (25), warga Desa Bumi Genap, Kecamatan Runjung Agung, Blok 3 Muaradua Kisam, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, tengah berjuang melawan penyakit tumor paru yang dideritanya selama enam bulan terakhir.
Putra sulung dari pasangan Derikun (45) dan Kusmiati (45) ini sebelumnya menjalani perawatan intensif di RSUD Mohammad Hoesin Palembang. Berdasarkan keterangan dokter bedah Indra Hakim, Egi didiagnosis menderita tumor paru dan harus menjalani perawatan berkala.
Selama menjalani pengobatan, Egi beberapa kali berpindah ruang perawatan, mulai dari Ruang Lakitan selama 15 hari, kemudian Ruang Komering 11, Ruang Rawas 22, hingga terakhir di Lantai 9A Kamar 33. Namun, kondisi kesehatannya belum menunjukkan perkembangan signifikan.
Saat ini, Egi hanya bisa terbaring lemah di rumah dan bergantung pada alat bantu oksigen untuk bernapas. Biaya oksigen mencapai Rp380.000 per hari, menjadi beban berat bagi keluarga yang hidup dari hasil kebun tahunan.
Sejak Egi sakit, sang ayah mengaku jarang ke kebun karena harus mendampingi putranya yang tak bisa lepas dari alat bantu pernapasan.
Menurut Derikun, Egi seharusnya menjalani kontrol lanjutan pada 19 Januari 2026 lalu. Namun keterbatasan biaya membuat keluarga tidak mampu melanjutkan pengobatan ke Palembang. Sebelumnya, pihak keluarga sempat mendapat bantuan dari Kepala Desa Hairul Anam dan sekretaris desa dalam proses rujukan, namun kini mereka mengaku sudah tidak memiliki biaya lagi.
Keluarga berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah daerah maupun pihak terkait agar Egi dapat kembali melanjutkan pengobatan dan memperoleh kesempatan untuk sembuh.
“Kami hanya bisa berharap ada bantuan untuk kesembuhan anak kami,” ujar Derikun dengan mata berkaca-kaca.
(Lto)
Enam Bulan Berjuang Lawan Tumor Paru, Egi Susilo Harapkan Uluran Tangan Pemerintah






